Arti Dekat Kepada Allah

Arti Sampai Kepada Allah
Apr 9, 2021
Ilmu Hakekat, Datang Dengan Singkat Dan Dengan Cocok Syariat
Apr 9, 2021

قُرْبُكَ مِنْهُ اَنْ تَكُوْنَ مُشَاهِدًا لِقُرْبِهِ وَاِلَّا فَمِنْ اَيْنَ اَنْتَ وَوُجُوْدُ قُرْبِهِ

Dekatnya engkau dengan Allah yaitu bila engkau melihat dekatnya Allah kepadamu. Kalau tidak demikian, maka dari manakah engkau dengan dekatnya Allah.

 

DEKAT yang sebenarnya adalah dekatnya Allah dengan hamba-Nya. Allah Ta’ala berfirman:

وَاِذَا سَأَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّي فَإِنِّي قَرِيْبٌ

“Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sungguh Aku dekat. ” (QS. Al-Baqarah : 186)

وَنَحْنُ اَقْرَبُ اِلَيْهِ مِنْكُمْ وَلٰكِنْ لَا تُبْصِرُوْنَ

“Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kalian, tetapi kalian tidak melihat.” (QS. Al-Waqi’ah : 85)

وَنَحْنُ اَقْرَبُ اِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيْدِ

“Dan Kami Iebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.” (QS. Qaf : 16)

Adapun dekatnya seorang hamba kepada Allah maka hakekatnya ialah jika hamba itu selalu ingat kepada-Nya dan merasa seolah-olah ia melihat dekatnya Allah kepada dirinya. Sehingga dengan demikian, timbullah perasaan muraqabah (selalu diawasi Allah), merasa haibah (takut) kepada Allah dan beradab menjaga kesopanan di hadirat Allah. Tingkah lakunya tidak sembarangan, selalu disesuaikan dengan keridhaan Allah. Hati orang itu selalu dijaga, karena orang tersebut merasa selalu diawasi oleh Allah.

Maka tidak heran kalau ada seorang wali yang tampak selalu menundukkan kepalanya. Ada yang tampak jarang bicara. Adapula yang kalau duduk selalu duduk tahiyat seperti yang terjadi kepada Syeikh Abu Bakar bin Salim. Itu semua disebabkan mereka merasa dekat dengan Allah dan berada di hadirat Allah.

Dikutip dari Buku al Hikam Mutiara Hikmah Kehidupan asuhan Habib Ahmad bin Husen Assegaf.

Leave a Reply

Your email address will not be published.