Tidak Ada Makhluk Yang Lepas Dari Dua Kenikmatan

Perbuatan Maksiat Yang Lebih Baik Daripada Amal Taat
Nov 8, 2019
Diciptakan Dan Dilengkapi Segala Kebutuhan
Nov 11, 2019

نِعْمَتَانِ مَا خَرَجَ مَوْجُوْدٌ عَنْهُمَا وَلَا بُدَّ لِكُلِّ مُكَوَّنٍ مِنْهُمَا, نِعْمَةُ الْإِيْجَادِ وَنِعْمَةُ الْإِمْدَادِ

Ada dua kenikmatan yang tidak ada satu makhluk pun terlepas dari keduanya, yaitu nikmat al-ijad (nikmat penciptaan) dan nikmat al-imdad ( nikmat kelanjutan hidup).

 

SETIAP makhluk, termasuk manusia, asalnya tidak ada. Maka nikmat pertama yang diterima olehnya adalah nikmat al-ijad (nikmat penciptaan). Allah mewujudkannya ke dunia ini dari yang asalnya tidak ada. Andai tidak ada nikmat al-ij ad, maka ia tidak akan pernah ada.

Setelah diciptakan oleh Allah, kemudian ia diberi nikmat al-imdad (nikmat kelanjutan hidup). Selama hidupnya Allah tidak menelantarkannya begitu saja. Allah melengkapi segala kebutuhan hidupnya agar ia dapat melanjutkan kehidupannya dan membuatnya bertahan lama di dunia. Allah menyiapkan untuknya bumi, udara, rezeki, makanan, perkawinan dan semua kebutuhan dirinya yang lain. Nikmat Imdad inilah yang membuatnya tetap hidup sampai lama. Andai tidak ada nikmat imdad, maka ia sudah mati.

Oleh karena itu, seluruh makhluk tidak bisa terlepas sedetikpun dari kebutuhannya kepada Allah. Sifat butuh kepada Allah tidak bisa terputus darinya. Ia selalu butuh kepada Allah, baik ruhani atau jasmani.

Dikutip dari Buku al Hikam Mutiara Hikmah Kehidupan asuhan Habib Ahmad bin Husen Assegaf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *