Masuk Surga Dengan Terpaksa

Amal Taat Ditentukan Dan Diperluas Waktunya, Agar Tidak Ketinggalan Dan Bebas Memilih
Jan 15, 2021
Wajib Masuk Surga
Jan 25, 2021

عَلِمَ قِلَّةَ نُهُوْضِ الْعِبَادِ اِلَى مُعَامَلَتِهِ فَأَوْجَبَ عَلَيْهِمْ وُجُوْدَ طَاعَتِهِ فَسَاقَهُمْ اِلَيْهِ بِسَلَاسِلِ الْإِيْجَابِ عَجِبَ رَبُّكَ مِنْ قَوْمٍ يُسَاقُوْنَ اِلَى الْجَنَّةِ بِالسَّلَاسِلِ

Allah mengetahui sedikitnya semangat hamba-Nya untuk mengerjakan amal taat, maka Allah mewajibkan mereka untuk melakukan amal taat. Lalu mereka ditarik oleh Allah dengan rantai kewajiban. Tuhanmu kagum kepada golongan yang di tarik ke surga dengan rantai.

 

PADA umumnya, semangat manusia untuk melakukan amal ibadah itu sedikit. Allah mengetahui hal itu. Maka Allah mewajibkan mereka untuk melakukan amal ibadah. Mereka ditarik oleh Allah dengan rantai kewajiban:

Artinya, Allah memaksa mereka untuk melakukan amal taat itu dengan ancaman dan ditakut-takuti dengan siksaan bila tidak melakukannya. Dengan begitu, mereka mau melakukannya. Semua ini adalah rahmat dari Allah demi kebahagian hamba-Nya, agar mereka bisa masuk surga.

Seperti seorang anak kecil yang dipaksa ayahnya untuk belajar ke sekolah. Terkadang, sang ayah memukul anaknya itu bila ia membolos atau malas dalam belajarnya. Ini semua dilakukan oleh sang ayah untuk kebahagian anaknya di kemudian hari. Ini adalah bentuk kasih sayang dari sang ayah kepada anaknya.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

عَجِبَ رَبُّكَ مِنْ قَوْمٍ يُسَاقُوْنَ اِلَى الْجَنَّةِ فِى السَّلَاسِلِ

“Tuhanmu kagum kepada golongan yang ditarik ke surga dengan rantai.”

Hadits di atas menerangkan bahwa ada segolongan manusia yang masuk surga dengan paksaan bukan dengan sukarela. Kalau Allah sudah memastikan seseorang masuk surga, maka mau tidak mau ia pasti masuk surga. Allah akan memaksanya dengan cara-Nya untuk memasukkannya ke surga. Ada yang dengan cara diberi cobaan sehingga ia kembali kepada Allah. Ada yang dengan cara dipaksa dengan ancaman sehingga ia mau melakukan amal ibadah. Atau dengan berbagai macam cara Allah yang lain.

Adapula yang mengatakan bahwa yang dimaksud dengan hadits di atas adalah orang-orang kafir yang berhasil ditawan oleh orang Islam dalam sebuah peperangan. Karena melihat keagungan Islam, mereka mendapat hidayah dan memeluk agama Islam. Pada akhirnya, mereka masuk surga walau pada mulanya dengan terpaksa.

Kisah sahabat Abu Mahdzuroh merupakan salah satu contoh hal tersebut. Pada mulanya ia bersama sekelompok pemuda Quraisy mengejek adzan orang Islam. Nabi menyuruh mereka ditangkap. Tertangkaplah Abu Mahdzuroh dan dibawa ke hadapan Nabi. Setelah tubuhnya disentuh oleh telapak tangan Nabi dan dingin telapak tangan itu menjalar ke dalam dadanya, ia mengucapkan kalimat syahadat di depan Nabi. Ia masuk Islam dan diangkat oleh Nabi sebagai tukang adzan Nabi di Mekkah.

Apa yang terjadi kepada Suroqoh bin Malik juga demikian. Pada mulanya ia mau membunuh Nabi ketika Nabi dalam perjalanan hijrah ke Madinah. Tapi, gara-gara kaki kudanya terjerembab ke dalam pasir berkali-kali, maka ia menyerah dan masuk Islam.

Semua kisah di atas menjelaskan bahwa kehendak Allah untuk memasukkan seseorang ke surga pasti terlaksana, walau dengan berbagai cara, termasuk dengan dipaksa.

Dikutip dari Buku al Hikam Mutiara Hikmah Kehidupan asuhan Habib Ahmad bin Husen Assegaf.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *