Cahaya Hati Tidak Diobral

Macet Bersama Cahaya
Jul 15, 2020
Kenal Wali, Berarti Akan Jadi Wali
Jul 20, 2020

سَتَرَ أَنْوَارَ السَّرَائِرِ بِكَثَائِفِ الظَّوَاهِرِ اِجْلَالًا لَهَا اَنْ تُبْتَذَلَ بِوُجُوْدِ الْإِظْهَارِ وَاَنْ يُنَادَى عَلَيْهَا بِلِسَانِ الْإِشْتِهَارِ

Allah sengaja menutupi cahaya hati (para wali) dengan pekerjaan-pekerjaan dhahir, sebab Allah sayang kepadanya jangan sampai diobral dengan dibuka begitu saja dan menjadi tersiar dengan lidah manusia.

CAHAYA, rahasia dan keistimewaan yang ada di hati para wali oleh Allah ditutupi dengan pekerjaan-pekerjaan dhahir yang biasa dilakukan manusia. Mereka tampak makan, minum, kawin dan memenuhi kebutuhan manusia yang lainnya. Ini dikarenakan Allah sayang, agar keistimewaan-keistimewaan itu tidak diobral dan tersiar kepada manusia. Maka yang tampak dari orang itu adalah ubudiyahnya kepada Allah. Ia terlihat miskin dan butuh kepada Allah. Sebaliknya, yang tampak dari Allah adalah ketuhanan dan kebesaran kekuasaan Allah.
Oleh karena itu, banyak orang yang mengingkari kewalian orang tersebut. Ini tidak mengherankan. Sejarah lama berulang. Nabipun Juga diingkari oleh kaumnya yang kafir.

وَقَالُوا مَالِ هَذَا الرَّسُولِ يَأْكُلُ الطَّعَامَ وَيَمْشِي فِي الْأَسْوَاقِ

“Mereka berkata : “mengapa Rasul ini makan makanan dan berjalan di pasar-pasar?” (QS. Al-Furqan :7)

مَا هَذَا إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يَأْكُلُ مِمَّا تَأْكُلُونَ مِنْهُ وَيَشْرَبُ مِمَّا تَشْرَبُون

“Ini adalah manusia yang sama seperti kalian. Ia makan sesuatu yang kalian makan. Ia minum apa kalian minum.” (QS. Al-Mukminun: 33)
Memang rahasia-rahasia itu tidak dibongkar di dunia ini. Sebab bila cahaya rahasia itu tersingkap di dunia maka mereka akan dipertuhankan. Tetapi, pasti di akhirat nanti semua cahaya dan rahasia itu akan diungkap oleh Allah.

Dikutip dari Buku al Hikam Mutiara Hikmah Kehidupan asuhan Habib Ahmad bin Husen Assegaf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *