TANDA PENGENALAN DIRI
Jun 28, 2015
Mengenal Diri Sendiri
Jun 30, 2015

Fardhunya puasa dalam kitab fathul Qarib ada 4 perkara. Pertama, niat dalam hati, jika puasa itu fardhu, seperti puasa ramadhan atau puasa nadzar, maka wajib menjatuhkan niat pada malam hari.

Fardhuna Puasa Baik Puasa Sunnah Maupun Puasa Wajib
Wajib menjelaskan niat dalam puasa fardhu seperti puasa ramadhan. Sedangkan sempurnanya niat puasa ramadhan yaitu jika seseorang mengucapkan: “aku niat puasa hari esuk untuk mengerjakan fardhunya ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala”. Sedangkan sempurnanya niat puasa Ramadhan yaitu jika seseorang mengucapkan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَ.

NAWAITU SHAUMA GHOODIN AN ADAA-I FARDHI SYAHRI RAMADHAN HAADZIHISSANATI LILLAHI TA’AALA.

Artinya: “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu bulan Ramadhan tahun ini karena Allah SWT”.
Kedua, menahan dari makan dan minum meskipun yang dimakan dan yang diminum itu hanya sedikit dalam keadaan sengaja, jika seseorang makan karena lupa atau memang tidak tahu (bodoh) maka tidak batal puasanya. Hal ini bila orang tersebut baru saja masuk islam atau jauh dari ulama. Dan jika memang sudah lama memeluk agama islam, maka batal puasanya.
Ketiga, menahan bersetubuh dengan sengaja. Sedangkan jika dalam keadaan lupa, maka hukumnya seperti halnya orang yang makan karena lupa.
Keempat, menahan muntah-muntah, jika muntah-muntahnya itu wajar (tidak dipaksakan) maka tidak membatalkan puasanya.

Ini ada beberapa tambahan doa ketika berbuka puasa. Doa-doa ini akan menambah pahala dan kekhusuk’an kita serta keikhlasan dalam beribadah karena Allah SWT. Semoga puasa kita diterima Allah SWT sebagai amal ibadah kita untuk bekal kita di akhirat kelak.

DOA SETELAH BUKA PUASA RAMADHAN

DOA I:

اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت

Artinya: Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka

DOA II:

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ

Artinya: Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki.

DOA III:

اَللَّهُمَّ إنِّي أَسْألُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ، أنْ تَغْفِرَ لِيْ

Artinya: Ya Allah, aku memohon rahmatmu yang meliputi segala sesuatu, yang dengannya engkau mengampuni aku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *